Kehilangan arah

Kau terlihat nampak bingung
Wajahmu juga sedikit pucat
Matamu juga tak sejernih dulu lagi
Guratan diwajahmu juga makin jelas terlihat

Tak ada lagi cerita yang keluar dari bibirmu
Pena mu juga terlihat mengering
Tak ada lagi bait – baik kata kau goreskan

Lihat sekelilingmu
Mereka menunggumu

( Betro, 13 Juli 2010 )

10 Responses to “Kehilangan arah”

  1. masndol says:

    nunggu saya yah 🙂 hihihi

    @ Masndol : Jangan GR ya…hehe

  2. wah, ini nungguin siapa ya?? jangan-jangan saya?? =.= *PD tingkat tinggi*

  3. lukisanmoses says:

    Wah, puisi tentang siapa ya? Kok sepertinya sama juga dengan yang sering saya alami. Bagus, enak puisinya.

  4. PF says:

    Harus dibekali dengan Peta mas, biar nggak kehilangan arah 😆

  5. Vulkanis says:

    Sikit kali nih artikelnya

    # Lagi kehilangan arah neh om..hehe

  6. TuSuda says:

    Cukup lama juga tidak pernah berkunjung kesini. Ternyata sudah ganti tema baru lagi ya Mas. Bagaimana kabarnya. SALAM.

    @Tusuda : Iya om, abis ganti tema lagi…ngerasa belum pas yang kemarin2. terima kasih kunjungannya, saya juga jarang berkunjung neh om…kabar baik, bli apa kabar?

  7. IndahKasihku says:

    Sahabat, Indah kembali setelah melalui waktu untuk bergabung menyerikan dunia maya dengan ilmu dan pesan.

    Kalau hilang arahnya, harus kembali ke pangkal jalan dan mulakan langkah semula mencari arah yang tepat menuju dentinasinya. Semoga akan bertemu arahnya nanti.

    Salam dari Indahkasihku.

  8. Jabon says:

    ini buat orang yang pernah dekat mungkin yach…???

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge