Belanja online, aman atau tidak?

Jika pertanyaan ini dilontarkan ke saya sudah pasti saya jawab aman. Teman kantor saya beberapa waktu lalu juga menanyakan hal yang sama ke saya. “Aman ga seh pak Kem kalo belanja lewat internet itu?” dengan singkat saya menjawab, ” kalo dari pengalaman saya seh aman mba”. Walaupun saya jarang melakukan belanja online, tapi saya bisa mengatakan aman.

Saya mempunyai bisnis kecil jual beli pulsa online, saya jalani kurang lebih satu tahun ini. Dari blog sederhana Zalfa Cellular saya mendapatkan member – member, saat ini kurang lebih mempunyai member aktif sekitar 20 member. Tiap minggunya mereka mentransfer sejumlah uang untuk deposit pulsa, dan menurut saya jumlahnya tidak sedikit. Sampai saat ini belum ada masalah yang timbul dari transaksi online tersebut. Menurut saya ini bisa menjadi bukti bahwa transaksi online atau belanja online bisa menjadi alternatif yang cukup baik dan aman.

Pengalaman diatas memang saya bukan sebagai user / pembeli, untuk urusan itu istri saya lah yang lebih pengalaman menjadi user / pembeli. Walau belum lama tapi istri saya cukup sering beli barang melalui internet, sebut saja kalung perak yang dibeli dari Bekasi, Ikat pinggang dari Bandung dan kalung mutiara dari Sumbawa dan hari ini lagi menunggu kiriman buku yang entah dari mana belinya ( ngubek-ngubek di toko buku Sidoarjo tidak ada ). Dan katanya menemukan buku yang dicari – cari nya dari toko buku online. Dari pengalaman istri saya barang – barang yang dibeli semua sesuai dengan pesanan.

Beberapa kelebihan / manfaat dari pengalaman belanja online yang istri saya lakukan;

  1. Saya tak perlu ngantar belanja, jadi tetap bisa blogwalking..hehe
  2. Saya rasa lebih hemat waktu, biaya dan tenaga, bayangkan kalo harus beli kalung mutiara ke Sumbawa. Infonya muatiara sumbawa paling bagus..hehe
  3. Cari buku tinggal ketikkan keyword nya, bisa dari nama penulis atau judul buku nya.

Beberapa hal yang menurut saya perlu diperhatikan ketika hendak belanja online;

  1. Pastikan web / blog yang anda kunjungi bisa dikenali identitasnya. Nama pemilik dan alamat tempat usahanya.
  2. Sebisa mungkin sebelum membeli lihat dulu barangnya melalui foto, jika tidak ada usahakan minta ( kirim email ) jika memungkinkan.
  3. Baik penjual dan pembeli harus jujur dan saling percaya..karena dari sini bisnis online bisa berkembang

Bagaimana menurut anda??..apakah belanja online ini cukup aman?..atau apakah ada yang punya pengalaman buruk dengan belanja online bisa di share disini..

8 Responses to “Belanja online, aman atau tidak?”

  1. lukisanmoses says:

    Nah, memang ini dia yang lama jadi keraguan lantaran awam…

  2. rismaka says:

    Menurut saya, intinya adalah faktor kepercayaan yang dimiliki oleh penjual. Bila sang penjual pamornya sudah terkenal bisa dipercaya, ditambah lagi ia merupakan perusahaan besar, maka tak perlu ragu lagi untuk berbelanja online.

    Tapi bila situs tersebut baru muncul, dan kurang meyakinkan, maka lebih baik berhati-hati siy 🙂

  3. Cahya says:

    Karena penipuan juga marak, kehati-hatian itu jadinya perlu. Saya tidak banyak memiliki pengalaman belanja daring, tapi seingat saya sih rasanya hampir tidak ada masalah, kecuali di bagian pengantaran/POS yang sering kesasar :D.

  4. Aman kok, apalagi jika melalui protokol https dan enkripsi…..

    yang tidak aman jika pada saat konfirmasi pembelian ataupun penjualan yang dikirim via email dan tidak menggunakan secure connection…. pertahanan berlapis di situs belanjanya akan sia – sia….

    Sependapat kita sob…. salam kenal ya

  5. Bung Eko says:

    Nah, itu pertanyaan yang selalu menggelayuti calon pembeli saya, Bung. Terutama yang sama sekali belum pernah bertransaksi online. So, tugas kita sebagai penjual yang musti meyakinkan mereka bahwa transaksi online itu aman man man, asalkan kita gak meninggalkan kewaspadaan.

  6. memang enak banget seh belanja online, but masalah keamanan juga jadi faktor yang paling menentukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge