0811370643 order@kamroni.com
0811370643 order@kamroni.com

Upin & Ipin: Animatornya dari Indonesia

Betul..betul..betul...kalimat itulah yang paling di ingat dari tokoh kartun Upin & Ipin. Tak dipungkiri sekarang serial Upin & Ipin sangat populer di TV, saya dan keluarga selalu menyaksikannya…terlebih anak saya. Hmm…sangat menghibur dan mendidik, kartun dari negeri seberang ini telah menjadi favorit tontonan buat saya dan keluarga. Yang menurut saya sangat layak tonton, kenapa??.. karena menurut yang buat sangat berhati – hati dalam membuat karakter, dialog dalam cerita..mereka sadar betul, seorang bocah sangat dengan mudah meniru apa yang ditonton. Karena misi awalnya adalah untuk mendidik alur ceritanya pun dibuat sederhana dan mudah dimengerti oleh anak – anak.

Dengan standar kualitas yang terjaga, Les’ Copaque ( baca: le Kopak ) hanya menargetkan 4 episode dalam sebulan. Mereka tidak ingin tergesa – gesa dalam pembuatan demi mengikuti keinginan pasar. Kini tercatan Upin dan Ipin telah di tayangkan di 19 negara, DVD nya pun telah banyak dipesan dari Amerika dan Australia. Dan mereka juga belum berniat untuk menciptakan cerita dengan tokoh lain, sampai Upin & Ipin dianggap stabil dan mantap. Toh, mereka menganggap Upin & Ipin adalah tambah emas yang belum diekplorasi secara maksimal.

Hmm..tapi apa seh yang menarik lagi dari serial kartun ini, sampai saya menuliskan artikel singkat di blog saya ini. Tak lain karena ternyata salah satu animatornya asli orang Indonesia..Hah??? sumpeh lo..Iya, betul..betul..betul..adalah Chikita Fawzi atau Kiki, adalah anak bungsu dari pasangan Ikang Fawzi – Marisa Haque. Kiki adalah remaja Indonesia yang memang menekuni bidang animasi. Kiki adalah mahasiswi Multimedia University jurusan film dan animation. Menurutnya sangat menyenangkan bekerja di Le’ Copaque, dunia animasi menyenangkan buatnya. Dan Kiki berencana terus berkarier di bidang ini, dan tak tertarik untuk main film atau berpolitik seperti mamanya.

Wah, benar – benar tidak saya sangka sebelumnya..ternyata orang Indonesia mampu berkiprah di luar sana. Sangat membanggakan buat saya..semoga kedepannya animator – animator handal Indonesia bisa mengukir prestasi yang luar biasa lagi.

Apakah anda suka nonton kartun ini juga??

About the author

Seorang lelaki normal, wanita selalu terlihat cantik dan sexy dimatanya. Selain hobi nulis di blog dia juga senang olah raga, basket dan bersepeda masih jadi olah raga favoritnya. Dia juga menyukai segala jenis musik, tapi musik rap menjadi favoritnya sejak SMP.
25 Responses
  1. berarti kisah mahabarata versi ketun yang ditayangkan di tpi juga anak bangsa ya
    ikut bangga saya

    # hmm..kalo yang ini perlu dicek lagi mas. saya juga belum tau..hehe

  2. kalau gitu anak saya yang sekarang lulus sma akan saya anjurkan untuk kuliah multimedia sajam kalau kemajuan indonesia ternyata sudah sampei begitu,,,
    ikut bangga

    # boleh jg pak…kalo anak saya biar sekolah bola aja..menyehatkan dan menjanjikan..

  3. dan yang lia lihat disini mas…
    Multimedia University (mudltimedia),Taylor University ( hospitality ), Limkokwing ( fashion), HUC University (psikologi ) dll banyak pelajar Indonesia yang berprestasi, ditawari kerja disini dan disegani oleh mahasiswa yg lain..
    Karena sbg plajar Indonesia.. Selalu berusaha yg terbaik..
    termasuk Lia πŸ˜› tp lia lebiih suka kerja di Indonesia aja… ^_^

    # waah..hebat dong lia. ia lebih baik kerja di indonesia aja..biar negara kita makin maju

  4. kapan ya para sineas kita tak mengutamakan kembalinya modal dengan menafikan kebutuhan mendasar tontonan yang mendidik

    # sepertinya itu butuh waktu om..

    1. luqman

      kembalinya modal itu perlu,,,
      kita sebagai manusia tidak bisa menutupi bahwa kita membutuh kan harta,,,
      gak ada sekarang yang namanya beras gratis, listrikk gratis, dan air minum tinggal ndayung…
      yang haru di tanyakan bukan kapan sineas indonesia tak mengutamakan kembalinya modal…
      tapi yang perlu di tanyakan kapan, para editor, penerbit, dan khususnya semua rakyat indonesia bisa menghargai suatu karya,,,
      karena suatu karya tidak akan lahir tanpa penghargaan,,,
      masa membuat komik perbulan cuman di kasih 500rb sedangkan di jepang perlembar 9000-berjuta2 yen (bukan rupiah)
      kapan negara bisa maju kalau kayak gitu terus,,,

  5. Malaysia lebih mampu menghargai karya, beda dengan kita hasil karya putra bangsa sendiri kurang dihargai, tetapi kalau karya dicaplok orang baru ribut 😳

    # hehe…memang sukanya bikin ribut ya om

  6. Tidak hanya itu gan prestasi orang kita. Tahu nggak kenapa WTC bisa hancur?
    Kata dosen temenku : waktu itu banyak pekerja Microsoft orang Indonesia yang di phk, lalu jadilah dia hacker. Nah saat itulah keamanan online WTC lumpuh. Hackernya orang kita juga gan. Benar tidaknya itu kata dosen temenku.

    # oh ya..wah perlu dicari tau neh om

  7. Setiap harinya selalu ditunggu jadwal tayangnya sama anak-anak di rumah, jadinya saya juga ikutan nonton bareng-bareng.
    BTW, kalau animatornya dari negeri sendiri, lalu kapan ya kreatifitas asli anak bangsa itu digunakan untuk menonjolkan karakter budaya kita ya Mas…

    # sebenarnya seh sudah ada kok om, cuma kalah populer..ada kartun kabayan liplap, Hebring, Broken, Nizta, Si Huma,Petualangan si Jaka..bisa dicari di youtube.

  8. Salam kenal Mas Roni.
    terimakasih telah berkunjung ke blog bunda yg seadanya.

    Negeri tetangga lebih menghargai karya seni dibanding negeri kita ya Mas.
    padahal banyak sekali gunanya, paling tidak memajukan kesenian di indonesia lah .
    salam

    # harus mulai dari diri kita sendiri bunda..kita harus bangga dengan apa yang telah dihasilkan oleh anak bangsa ini

  9. Saya ndak suka Ipin Upin. Tapi saya bangga dengan fakta bahwa hasil karya orang Indonesia bisa digemari banyak orang. Semoga lain waktu dia mau pulang kampung dan membuat karya dengan tokoh asli dari Indonesia. Seperti karakter si Unyil yang dulu menjadi idola anak-anak Indonesia. πŸ™‚

    # satu hal paling menyedihkan bahwa banyak orang pintar yang lebih memilih kerja di negeri orang..karena kita juga tau disana mereka bisa punya penghasilan besar..

  10. memang orang indonesia sebetulnya pintar2 tapi pemerintah yang tidak bisa menghargai mereka, shg banyk yg pindah keluar negeri, krena disana merek sangat dihargai…
    Upin ipin sangat mendidik putra putri indonesia, walupun dari negeri sebrng. tapi bnyk manfaat yg bisa kita ambil dari melihat upin ipin…

  11. Saya biasa saja, banyak orang Indonesia berprestasi di sini atau di negara lain…
    Apanya yang membanggakan, itu lumrah kan…
    Bangsa lain juga banyak yang berprestasi, itu juga lumrah kan…
    Gak ada yang aneh-gak ada yang membanggakakn kok…

  12. OO awak sanget suka ni film. tak sangka kalo animatornya dari negeri awak, he he he.

    Ahaaaa, ternyata si Kiki ada dibalik ini semua. Maju terus, Ki. Thanks infonya, mas Roni.

  13. NURSYAZWANIE

    assalamualaikum….apalah org indon ni…apa yg malaysia buat semuanya mereka kata mereka yg buat………mengada2……!!!!!!!

  14. syaz waniey

    assalamualaikum….apalah org indon ni…apa yg malaysia buat semuanya salah…….mereka fikir mereka tu hebat sangat lah tu………

    1. Rahimah Humaira

      Bodoh amat…kiki tu praktikal student jer…tak terlibat pun dalam pembuatan upin ipinm..ish ish ish..indon ni tak tahu la lagi macam mana nak dididik..baca artikel pun tak habis..terus buat kesimpulan..yang medianya jugak melaporkan tajuk yang tak pass langsung dengan kandungan artikel…ish ish ish..kesian..

  15. fozzy

    chikita itu hanya buat praktikal di lescoupe..bukannya bekerja disana ….dia masih mempelajari cara2 membikin animasi daeri animator2 lescoupe..kamau udah salah faham…

Leave a Reply

CommentLuv badge